Senin, 22 November 2010

ANEKDOT: ADU CERDIK

Alkisah seorang anak disuruh ibunya membeli satu kilogram telur ke warung langganan terdekat. Si penjual dengan sigap melayaninya. Diberikannya satu bungkus telur kepada si anak. Tapi si anak merasa heran karena bobot telur yang diterimanya lebih ringan dari biasanya.
Maka, bertanyalah si Ana, “ Pak, kenapa telurnya lebih ringan dari biasanya? Benarkah bobotnya satu kilogram seperti yang saya minta?
“Memang lebih ringan dari biasanya Nak. Sengaja Bapak kurangi dua butir agar engkau lebih ringan membawanya.” Kata si penjual tanpa merasa bersalah.
Setelah berpikir sejenak, si anak menyodorkan uang kepada si penjual. Si penjual kaget, karena uang yang diterimanya kurang dari harga yang semestinya.
“Nak, ini uangnya kok hanya Rp. 9.000,- kan harga satu kilo telur Rp. 10 ribu?” sergah si penjual penuh selidik.
Dengan kalem, si anak menjawab, “Sengaja saya kurangi jumlahnya Pak, agar Bapak mudah menghitungnya.”